Edukasi pada masyarakat bentuk pencegahan perokok pemula

Jun 27, 2025

Jogjaprima.com - Dinas Kesehatan Kulon Progo menambah edukasi pada masyarakat sebagai bentuk pencegahan perokok pemula. Edukasi diberikan bagi pelajar sekolah jenjang SMP hingga SMA sederajat. 

Kepala Dinkes Kulon Progo, Sri Budi Utami mengatakan, pihaknya melibatkan Satgas Kawasan Tanpa Rokok atau KTR dalam sosialisasi berbagai sekolah. Edukasi dipandanga sangat penting karena jumlah perokok usia muda cenderung bertambah. 

"Edukasi ini juga sebagai rangkaian kegiatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025, mulai 16 Mei hingga 29 Juni 2025," ujar Sri Budi Utami. 

Salah satu kegiatan edukasi, lanjut Budi, adalah sosialisasi tentang dampak negatif rokok bagi anak muda dengan menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, di SMA Negeri 1 Pengasih. Kegiatan ini harapannya mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak muda di Kulon Progo agar tidak merokok. 

"Kami ingin generasi muda sehat dan bebas dari asap rokok," terang Budi. 

Sedangkan, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit, Dinkes DIY, Ari Kurniawati, menyampaikan Jumlah perokok pemula di bawah 20 tahun menunjukkan tren peningkatan. Mereka Banyak yang masih sekolah. 

"Jadi Awalnya coba-coba hingga akhirnya kecanduan. Kami rutin skrining perilaku merokok untuk usia umur 10 sampai 18 tahun sebagai pencegahan," terangnya.(ato).